Showing posts with label tips bangunan. Show all posts
Showing posts with label tips bangunan. Show all posts

Sunday, May 11, 2014

Tips Memilih Cat Untuk Kamar Anak

Anak memiliki karakteristik khusus yang tentunya berbeda dengan kebanyakan orang dewasa. Dalam hal memilih cat untuk kamar anak sebaiknya diperhatikan hal-hal khusus dibawah ini :

1. Warna - Pilihlah warna yang sesuai dengan karakter anak

Sebenarnya tidak ada warna baik atau buruk. Namun, warna diakui memiliki efek psikologis bagi seseorang. Bahkan pada anak, warna dapat mempengaruhi perkembangan psikologisnya. warna-warna cerah dapat menjadi pilihan yang pas untuk kamar anak. Tinggal disesuaikan saja dengan kesukaan si anak.

2. Pilih Cat yang mudah dibersihkan

Pada dasarnya, noda pada dinding dapat dibersihkan. masalahnya seberapa bersih noda tersebut dapat disamarkan. Saat ini dipasaran banyak dijual cat anti-noda yang memang didesain khusus agar mudah dibersihkan. Dengan cat ini, beberapa jenis noda tertentu, asal segera dibersihkan, dapat benar-benar hilang tanpa merusak lapisan catnya.

3. Pilihlah cat berbahan dasar air.

Cat yang berbahan dasar air (water based) memiliki kandungan racun yang lebih rendah dibandingkan cat berbahan dasar tiner (solvent based). Cat berbahan dasar air ini ditandai dengan tidak adanya bau yang menyengat.


Thursday, December 12, 2013

Teknik Pengecatan Dinding

Setelah sebelumnya saya menjelaskan mengenai Teknik Pengacian dinding yang benar, maka pada tahap selanjutnya adalah Tahap Pengecatan. Ada beberapa tips yang harus anda ketahui agar hasil dari pengecatan menjadi maksimal dan sesuai dengan harapan. Saya akan menjelaskan 2 Teknik pengerjaan pengecatan yang tentunya akan berbeda penanganannya yaitu Teknik mengecat ruangan baru dan Teknik pengecatan ulang.

Teknik Mengecat Ruangan Baru
Banyak orang yang menganggap mengecat rumah sebagai pekerjaan yang mudah. Tidak seperti yang Anda bayangkan, mengecat tembok rumah ternyata ada aturannya.
Aturan ini harus dilaksanakan jika Anda menginginkan hasil pengecatan yang maksimal. Berikut kami berikan beberapa tips dalam mengecat ruangan rumah Anda.
  • Perhatikan jenis cat yang akan anda beli. Eksterior atau Interior. Cat eksterior cenderung lebih mahal karena kadar akrilik yang tinggi sehingga tahan terhadap perubahan cuaca. Demikian juga dengan cat kayu atau cat besi, perhatikan jenisnya. Untuk cat-cat tertentu keringnya cukup lama sehingga sangat beresiko gagal karena tersenggol atau terkena debu.
  • Pilih jenis cat yang kualitasnya sudah jelas. Beberapa cat yang murah sulit diaplikasikan, berdaya tahan rendah dan tidak mampu menutupi permukaan dengan baik.
  • Belilah jumlah cat yang cukup agar hasilnya tidak belang, supaya hasilnya tidak kurang dan akhirnya malah menjadi belang.
  • Simpanlah sisa cat dengan benar, di dalam tempat yang tertutup rapat. Cadangan sisa cat ini dapat digunakan ketika terjadi kerusakan-kerusakan kecil pada warna dinding Anda, misalnya ketika mengelupas.
  • Selalu ratakan dan bersihkan permukaan dinding sebelum mengecat, agar hasil yang didapatkan maksimal dan lebih halus.
  • Gunakan kuas atau roller cat berkualitas baik. Selain hasilnya lebih memuaskan, jangka waktu pemakaiannya juga tahan lama.
  • Bersihkan peralatan cat yang telah anda pakai. Siapa tahu anda akan menggunakannya kembali, jangan ditunda. Jika cat sudah mengering pada alat anda, akan sulit dibersihkan sehingga terkadang anda harus membeli alat yang baru jika ingin mengecat lagi.
Teknik Mengecat Ulang Ruangan
Sebagai pemilik rumah yang peduli akan estetika, tentu Anda akan sering pula mengecat ulang rumah pada waktu occassion tertentu, seperti liburan Lebaran maupun liburan di akhir tahun. Apabila belum mengerti tekniknya, maka hasil yang didapatkan dengan mengecat sendiri akan kurang memuaskan. Untuk itu kami memberikan petunjuk mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan dalam mengecat ulang rumah Anda.
  1. Untuk permukaan lama, periksa lapisan plamir atau cat lama masih kuat melekat atau tidak. Untuk mengetahuinya, kuaskan air pada permukaan tersebut, tunggu beberapa saat. Jika permukaan tembok tampak gelembung-gelembung, permukaan tembok harus disekrap.
  2. Permukaan yang sudah dicat sebelumnya perlu dibersihkan dulu dengan baik dan hilangkan semua bagian cat yang terkelupas, debu, dan kotoran lainnya sebelum melakukan pengecatan dengan cara diampelas lebih dulu dan lapisi dengan satu lapis cat, biarkan sampai permukaan mengering.
  3. Untuk permukaan tembok luar dengan sisa-sisa cat lama yang terkelupas, debu dan kotoran tidak bisa dibersihkan seluruhnya. Berilah sebuah lapisan plamir sebelum permukaan tersebut dicat dengan cat tembok.
  4. Hilangkan sisa-sisa jamur/lumut/minyak dengan membuang lapisan tersebut sampai bersih, kemudian lapisi plamir.
  5. Jika sebelumnya tembok telah berwarna dan ingin mengganti warna, sebaiknya pilihlah cat tembok yang memiliki daya tutup yang kuat, jika tidak, sebaiknya menggunakan kuas rol atau menutup warna yang lama (terutama warna tua) dengan menggunakan plamir tembok.
  6. Untuk mendapatkan hasil akhir terbaik untuk permukaan tembok baru, beton atau permukaan baru lainnya, berikanlah waktu pengeringan secukupnya sebelum proses pengecatan. Waktu pengeringan untuk menghindari tembok dari lembap yang dapat mempengaruhi cat menjadi berjamur dan rontok.Tembok, sebelum dicat atau diplamir, sebaiknya disiram air sebanyak mungkin dalam beberapa hari.
  7. Sebelum tembok diplamir, lapisi dulu tembok dengan wall sealer guna menetralisasi PH semen agar sesuai dengan PH cat. Dengan wall sealer, cat tidak mudah mengelupas dan warna cat tidak akan berubah dari warna aslinya.
Demikian informasi mengenai Teknik Pengecatan Dinding yang benar sehingga hasilnya tidak mengecewakan. Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk Anda.

Sumber:  http://www.membangunbersama.com

    Wednesday, December 11, 2013

    Teknik Acian dinding yang baik dan benar

    Setelah melakukan plesteran dinding maka selanjutnya dinding dihaluskan dengan acian. Fungsi acian adalah untuk menghaluskan dinding agar lebih rapi lagi dan lebih menguatkan plesteran sehingga dinding akan legih kokoh lagi menahan beban dari atasnya. Sebelum melakukan acian, dinding yang sudah diplester sebaiknya dikeringkan dahulu selama minimal 1 hari agar plesteran menjadi kering. Setelah itu baru keesokan harinya dilakukan pengacian. Sebelum pengacian dinding yang sudah diplester dibasahi terlebih dahulu dengan air bersih agar acian bisa melekat dengan kuat.
    Agar acian tidak mudah retak maka perlu dtambahkan mil (kalsium), Untuk perbandingan materialnya umumnya 1 sendok semen ditambah 2 sendok mil atau 1:2 atau terkadang 1:3. Untuk menyebarkan acian pada dinding  gunakanlah raskam (alat seperti jidar ada yang terbuat dari plastik, kayu, dan ada yang dari plat besi), Sisir dari kanan kekiri atau dari atas kebawah sambil ditekan agar acian masuk ke pori pori plesteran. Sebelum dihaluskan tunggu acian beberapa menit sampai agak kering. Untuk selanjutnya haluskan acian dengan menggunakan raskam kecil  (biasanya terbuat dari triplek ukuran 3mm sebesar sendok tembok) dengan menggosoknya memutar searah jarum jam berulang ulang sampai permukaan licin, untuk menghaluskan kembali gunakan kertas misalkan kertas semen dan gosokkan hingga acian benar benar halus.

    Demikian teknik/cara pengacian dinding yang baik dan benar, semoga penjelasan yang singkat ini bisa bermanfaat untuk anda. Terimakasih

    Artikel terkait:

    Tuesday, December 10, 2013

    Teknik plesteran dinding agar rata dan rapi

    Setelah sebelumnya saya posting mengenai teknik pemasangan batu bata yang benar, kali ini menyusul teknik membuat plesteran dinding menjadi rata dan rapi. Sebenarnya membuat plesteran dinding agar menjadi rata dan rapi kuncinya adalah kembali lagi pada tahap pemasangan batu bata, kalau pemasangan batu batanya sesuai dengan teknik pemasangan yang baik dan benar maka pembuatan plesteranpun akan mudah dan hasilnya kemungkinan besar rapi dan rata. Namun apabila pemasangan batu batanya tidak rapi dan tidak rata maka pengerjaan plesteran akan menjadi sulit karena harus diukur atau ditimbang lagi memakai elotan. Dan ketebalan plesteran tidak akan sama, ada yang harus tebal dan ada bidang yang plesterannya harus tipis.

    Ada kalanya untuk meratakan dinding batanya harus dibobok terlebih dahulu sehingga akan menambah pekerjaan dan bisa jadi menambah pula material adukan dengan demikian waktu pengerjaan dan biayapun akan bertambah. Oleh karena itu anda harus mencermati dulu bagaimana cara pemasangan batu bata yang baik dan benar.


    Fungsi, ketebalan dan cara membuat Plesteran Dinding
    Plesteran dinding berfungsi untuk merapikan pasangan bata dan memperkuat pasangan bata agar tidak mudah ambrol atau roboh. Kalau pasangan batanya rapi, ketebalan plesteran umumnya sekitar 1cm sampai dengan 2cm sudah cukup. Tapi kalau permukaanya tidak rata maka ketebalan plesteran bisa mencapai 5 cm bahkan lebih tergantung dari kerapihan pasangan batanya.Sebelum pemasangan plesteran, terlebih dahulu basahi permukaan dinding yang akan diplester agar plesteran bisa melekat kuat kemudian menimbang permukaan dengan elotan untuk membuat kepalaan plesteran agar permukaan bisa rata dan rapi, jarak antara kepalaan sekitar 1 meteran, setelah itu baru diberi plesteran/adukan dan diratakan dengan jidar (berupa penggaris yang terbuat dari kayu) dengan menyisirnya dari bawah keatas sambil ditekan dan digerakan kekanan dan kekiri. Setelah disisir kalau masih ada permukaan yang cekung diberi adukan kembali dan disisir kembali untuk sisiran yang halus bisa dibantu dengan raskam. Demikian dan seterusnya sampai permukaan benar-benar rata.Untuk perbandingan pemakaian bahan untuk adukan umumnya adalah 1:6 misalnya 1 ember semen dicampur dengan 6 ember pasir.

    Demikian informasi tentang teknik plesteran dinding agar rata dan rapi. Semoga informasi yang singkat ini bisa bermanfaat untuk anda. Terimakasih

    Monday, December 9, 2013

    Cara Pemasangan Batu Bata yang benar

    Dinding Rumah adalah salah satu bagian bangunan sebuah rumah. Dinding rumah yang rapi dan rata adalah cerminan dari pemasangan batu bata yang benar dan rapi. Untuk memasang batu bata atau batako yang rapi tentunya harus mempunyai skill atau ilmu pengetahuan tentang bagaimana cara dan teknik pemasangan batu bata yang benar sehingga menghasilkan dinding rumah yang rapi dan rata alias tidak melengkung atau bengkok. Kali ini saya akan memberikan cara pemasangan batu bata yang benar. Sebelum batu bata dipasang tentunya anda harus mempersiapkan terlebih dahulu peralatan untuk memasang batu bata atau batako yakni Benang, selang waterpas (selang air bening/transparan ukuran 5/16"), Kayu (biasanya kaso 5x5 atau 5x7) atau bisa juga papan tebal untuk mengikatkan benang, dan peralatan tukang lainnya seperti palu, sendok tembok dan elotan.

    • Langkah pertama, tancapkan kayu kaso atau papan di ujung yang akan dipasangi batu bata di dekat besi rangka pondasi. Supaya kokoh dan berdiri lurus beri siku siku. Setelah kayu berdiri, ukur kayu tersebut dengan elotan agar berdiri tegak lurus (lihat gambar)
    • Kedua, tancapkan kembali kayu diujung pemasangan batu bata yang satu lagi dan lakukan hal yang sama seperti pada langkah pertama.
    • Ketiga, pasangi paku diujung yang satu setinggi adukan + batu bata yang akan dipasang dan tarik benang lurus ke kayu di ujung satunya lagi dengan menggunakan selang waterpas agar posisinya benar benar rata. 
    • Keempat, tempatkan adukan dan pasang batu batanya (batu bata terlebih dahulu dibasahi atau dicelupkan ke dalam air agar bata dan adukan bisa merekat dengan sempurna), posisikan batu bata yang sisinya rata persis dengan benang. Pemasangan batu bata dilakukan sebaris sebaris ke samping setelah baris pertama selesai baru benangnya dipindahkan keatas pada baris kedua dan seterusnya, tiap baris sebaiknya memakai selang waterpas agar posisinya benar benar rata.
    Setelah tahap demi tahap dilalui dari teknik pemasangan batu bata tersebut maka hasilnya tidak akan mengecewakan yang selanjutnya pada tahap pemasangan plesteran yang saya yakin hasilnya akan rata mengikuti permukaan bata asal ketebalan plesteran dijaga ukurannya. Demikian informasi yang bisa saya sampaikan semoga Teknik/cara pemasangan batu bata yang benar ini bisa bermanfaat untuk anda khususnya untuk tukang bangunan. Terimakasih



    Friday, July 19, 2013

    Tips Renovasi Lancar

    10 Tips Agar Renovasi Lancar 

    Renovasi dilakukan untuk tujuan memperbaiki. Entah memperbaiki bagian rumah yang rusak, memperbaiki desain yang sudah tidak sesuai selera, atau menambah ruang sesuai kebutuhan. Pokoknya meningkatkan kenyamanan Anda dalam menghuni rumah Anda. Jadi jangan sampai proses ini justru membuat Anda kesal, stress, dan kehabisan dana (apalagi sampai ngutang kanan-kiri).

    Agar renovasi rumah Anda berlangsung mulus, inilah 10 tipsnya.

    1. BUATLAH PERENCANAAN MATANG

    Tanpa perencanaan matang, renovasi bisa sangat meleset dari apa yang Anda bayangkan. Idealnya, Anda merenovasi bukan hanya untuk kebutuhan saat ini, melainkan juga mengakomodasi kebutuhan beberapa tahun mendatang. Karena tidak setiap tahun Anda bisa melakukan renovasi.


    2. TENTUKAN PRIORITAS

    Keinginan selalu banyak. Namun tidak semua keinginan bisa diwujudkan sekaligus. Karena itu tentukan prioritas mengenai ruang apa saja yang akan direnovasi dan sejauh apa renovasi akan dilakukan. Misalnya, Anda akan memperluas ruang tidur utama. Ini berarti Anda perlu membongkar dinding ruang tidur dan kemudian membentuk dinding baru. Buatlah dalam bentuk daftar yang diurutkan berdasarkan prioritas. Bila biaya tidak mencukupi, coret satu demi satu dari urutan terbawah.



    3. SESUAIKAN DENGAN BUDGET

    Renovasi membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Bahkan seringkali yang terjadi biaya membengkak, yang berujung pada renovasi berhenti setengah jalan karena kehabisan biaya.






    4. SATUKAN KEINGINAN
     Dalam banyak kasus, yang membuat proses pembangunan menjadi lama adalah adanya ketidakpastian antara suami dan istri. Bahkan tidak jarang arsitek atau kontraktor terpaksa membongkar apa yang sudah terpasang hanya karena perbedaan selera ini. Untuk itu, sebelum memulai renovasi, sepakati dulu apa yang Anda dan pasangan inginkan








    5. BUATLAH RAB (RENCANA ANGGARAN BIAYA)

    Dalam proses renovasi, RAB (Rencana Anggaran Biaya) sangat penting. Bila Anda menggunakan jasa kontraktor, merekalah yang akan membuat RAB. RAB berisi rincian biaya yang didasarkan pada kebutuhan setiap material dikalikan dengan harga material saat itu, dengan rumusan yang sudah baku.


    6. PERTAHANKAN STRUKTUR LAMA


    Mempertahankan struktur bangunan lama akan lebih menghemat biaya. Usahakan dalam mengubah ruang, Anda sesedikit mungkin mengubah struktur bangunan.







    7. IKUT MENGAWASI BELANJA MATERIAL

    Dalam proses renovasi, RAB (Rencana Anggaran Biaya) sangat penting. Bila Anda menggunakan jasa kontraktor, merekalah yang akan membuat RAB. RAB berisi rincian biaya yang didasarkan pada kebutuhan setiap material dikalikan dengan harga material saat itu, dengan rumusan yang sudah baku.






    8. IZIN TETANGGA

    Saat renovasi, Anda akan membutuhkan ruang untuk meletakkan bata, semen, pasir, dan lain-lain. Bisa jadi Anda mengambil lahan bagian depan rumah tetangga Anda. Anda juga akan membuat suara bising seperti suara palu saat membobok tembok/dinding. Alangkah baiknya sbelum renovasi Anda mengkomunikasikannya dengan tetangga, minimal tetangga kiri, kanan, dan depan Anda.








    9. PERTIMBANGKAN UNTUK PINDAH SEMENTARA

    Bilaproyek renovasi yang Anda lakukan cukup besar dan Anda memiliki anak kecil atau manula, ada baiknya Anda pindah sementara (misalnya mengontrak), agar kehidupan dan kesehatan anggota keluarga tidak terganggu. Tapi usahakan untuk tinggal tidak jauh dari rumah, agar pengawasan tetap berjalan lancar.



    8. SEDIAKAN DANA UNTUK INTERIOR

    Renovasi tidak hanya menyangkut urusan bangunan. Apalagi bila Anda mengubah style bangunan, Anda akan membutuhkan barang-barang baru seperti furniture, lampu, atau mungkin juga aksesori (gorden, karpet, pajangan, lukisan, dsb) yang sesuai dengan dengan rumah baru. Pastikan Anda menyediakan dana untuk itu. Tentu tidak pas jika rumah modern Anda yang baru diisi dengan furniture gaya klasik yang penuh ukiran.
    (Sumber : Tabloid Rumah)



    Kata Kunci Pencarian :
    tips, tips bangunan, renovasi, renonasi rumah, tips renovasi rumah, renovasi bangunan, renovasi rumah minimalis

    Tuesday, October 2, 2012

    Harga Wiremesh

    Daftar Harga Wiremesh 



    WIREMESH LEMBARAN

    HARGA WIREMESH BRC STANDAR SNI DENGAN MEMAKAI BESI BETON U50
    SpesifikasiSatuanHarga (Rp. )
    M 4lembar149.000,-
    M 5lembar222.000,-
    M 6lembar312.000,-
    M 7lembar425.000,-
    M 8lembar555.000,-
    M 9lembar720.000,-
    M 10lembar888.000,-
    M 12lembar1.293.000,-


    HARGA WIREMESH NON SNI MERK BRC
    SpesifikasiSatuanHarga (Rp. )
    M 5 ( 4.5 MM)lembar176.000,-
    M 6 ( 5.2 MM)lembar244.000,-
    M 6 ( 5.5 MM)lembar262.000,-
    M 6 ( 5.6 MM)lembar282.000,-
    M 7 ( 6.5 MM)lembar366.000,-
    M 8 ( 7.2 MM)lembar462.000,-
    M 8 ( 7.5 MM)lembar487.000,-
    M 8 ( 7.6 MM)lembar514.000,-
    M 10 ( 9.5 MM)lembar801.000,-
    M 12 ( 11.5 MM)lembar1.247.000,-


    WIREMESH ROL

    HARGA WIREMESH ROLL BRC STANDAR SNI
    SpesifikasiSatuanHarga (Rp. )
    M 4rol1.490.000,-
    M 5rol2.220.000,-
    M 6rol3.120.000,-
    M 7rol4.240.000,-

    HARGA WIREMESH ROL NON SNI MERK BRC
    SpesifikasiSatuanHarga (Rp. )
    M 5 ( 4.5 MM)lembar1.760.000,-
    M 6 ( 5.2 MM)lembar2.430.000,-
    M 6 ( 5.5 MM)lembar2.620.000,-
    M 6 ( 5.6 MM)lembar2.820.000,-
    M 7 ( 6.5 MM)lembar3.660.000,-

    Keterangan :
    UKURAN 1 LEMBAR WIREMESH 2.1 METER X 5.4 METER LUBANG 15 CM X 15 CM.
    UKURAN 1 ROL WIREMESH 2.1 METER X 54 METER LUBANG 15 CM X 15 CM

    WIREMESH ROL ADALAH M4 SAMPAI M7
    WIREMESH LEMBARAN ADALAH M4 SAMPAI M10.

    M4 BESI POLOS
    M5 SAMPAI M12 BESI BISA POLOS, BISA ULIR TERGANTUNG STOK


    Baca Juga : 
    - Wiremesh Untuk Penguat Bangunan
    - Tips Membeli Wiremesh


    Harga Bahan Bangunan 2014 Lainnya :
    Harga Lampu | Harga Besi | Harga Paku | Harga Kayu | Harga Semen | Harga Pasir dan Batu | Harga Keramik | Harga Atap Baja Ringan | Harga Penutup Atap | Harga Asbes | Harga Seng | Harga Cat Dinding | Harga Cat Besi & Kayu | Harga Kaca | Harga Granit | Harga Parket Kayu | Harga Parket Bambu | Harga Pipa PVC | Harga Waterproofing | Harga Papan Fiber SemenHarga Parket [Parquet] | Harga Genteng Metal | Harga Alat Listrik | Harga Kabel Listrik | Harga Lampu | Harga Lampu LED | Harga Peralatan Kerja | Harga Gypsum dan GRC | Harga Triplek | Harga Papan Fiber Semen | Harga Kaca | Harga Wiremesh | Harga Polikarbonat | Harga Paving/Conblock | Harga Beton Readymix | Harga Hebel | Harga Borongan Bangunan | Harga Upah Pekerja Bangunan

    Wednesday, June 13, 2012

    Pemasangan Keramik Diagonal siasati ruangan tidak siku

    Ruangan yang akan kita pasang keramik terkadang tidak beraturan atau tidak siku sehingga apabila dipasang keramik secara lurus akan terlihat ada sisi keramik yang tidak siku atau tidak sama ukurannya, tentunya akan kelihatan kurang sedap dipandang mata, maka untuk menyiasatinya yaitu dengan memasang secara diagonal seperti contoh dibawah ini.







    Pemasangan Keramik secara diagonal terkadang mempunyai arti seni tersendiri, meskipun ruangannya beraturan atau mempunyai ukuran sisi yang sama terkadang orang lebih suka memasangnya secara diagonal dan divariasikan dengan model dan warna keramik yang berbeda seperti pada foto diatas.
     Untuk pemasangannya tentunya harus mengetahui teknik pemasangan keramik.

    Tips dan Tata cara pemasangan Keramik 
    • Ukur dulu ruangan yang akan dipasang keramik apakah siku atau tidak.
    • Kalau tidak beraturan atau tidak siku maka sebaiknya dipasang secara diagonal agar tidak kelihatan tidak sikunya.
    • Pilih dan pisahkan keramik yang bagus artinya tidak cacat untuk dipasang secara utuh atau tidak dipotong dan yang ada cacatnya utnuk bagian sisi atau yang dipotong.
    • Keramik terlebih dahulu direndam agar air menyerap supaya keramik tidak mudah lepas.
    • Untuk Pemasangan Diagonal, ambil titik tengah ruangan agar sisa sisinya sama.
    • Dahulukan Pemasangannya ditengah terlbih dahulu baru sisi sisinya.
    Demikin Tips pemasangan keramik secara diagonal untuk menyiasati ruangan yang tidak siku.
    Semoga bermanfaat.

    Monday, June 11, 2012

    Tips memilih Cat Tembok

    Jangan asal membeli | memilih cat tembok. Cat yang berkualitas pasti menghasilkan warna yang bagus. Tentukan warna yang Anda inginkan sebelum membeli cat tembok. Sesuaikan dengan kebutuhan Anda. Warna “hangat” seperti orange, merah, dan pink. Sedangkan warna biru, hijau, dan ungu merupakan warna “keren”.
    Mengetahui teori di balik warna akan dapat membantu Anda memilih warna yang tepat untuk tembok
    Anda. Untuk itu Anda harus memikirkan matang-matang sebelum membeli cat agar cat tembok Anda hasilnya memuaskan dan sesuai dengan yang Anda inginkan. Jika Anda memilih cat tembok yang tepat akan membuat Anda lebih menghemat pengeluaran. Karena cat yang berkualitas akan lebih tahan lama.

    Berikut ini tips memilih cat tembok:
    • Sebelum Anda membeli sebaiknya carilah informasi tentang cat tembok mana yang kualitasnya baik untuk tembok yang Anda inginkan. Cat tembok yang berkualitas tidak gampang luntur dan lebih awet. Cat berkualitas tidak mudah rusak minimal 5 tahun penerapan pada dinding.
    • Setelah Anda mendapatkan informasi yang tepat jangan terburu-buru membeli dalam jumlah yang besar. Cobalah untuk membeli dalam kaleng yang ukuran kecil. Lalu terapkan pada sebagian tembok Anda, kemudian lihat perbedaan warna saat siang dan sore hari. Cat yang berkualitas tentu warnanya akan terlihat bagus. Setelah Anda mencoba cara ini, tentu akan mempermudah Anda menentukan warna yang Anda inginkan.
    • Cat yang berkualitas adalah cat yang bersih bahkan yang dapat dibersihkan saat dinding terkena noda. Cat yang bagus hasilnya akan halus dan permukaan tembok akan rata, sehingga mempermudah pengecatan dan hasilnya tentu lebih memuaskan.
    Sesuaikan warna cat dengan ruangan yang Anda inginkan. Cat juga menentukan penampilan tembok, karena dari warna tembok akan memancarkan aura rumah. Cat tembok yang berkualitas akan membuat awet tembok rumah Anda. Yang paling penting adalah cara pengolesan cat, karena jika cat Anda berkualitas namun caranya salah tentu akan mempengaruhi hasil akhirnya. Untuk itu, pilihlah orang yang berpengalaman dalam pengecatan. Daripada Anda menyesal saat cat tembok sudah diterapkan pada tembok Anda.
    http://rumahsaya.com

    Cara memilih Pipa PVC yang benar

    Tips memilih Pipa PVC yang benar dari mpoin
    Bagaimana Anda tahu apa pipa pvc yang tepat untuk aplikasi irigasi Anda? Dengan  begitu banyaknya pilihan yang berbeda di luar sana, sangat mudah Anda tertarik pada pilihan yang salah atau mengikuti beberapa nasihat yang buruk sehingga Anda akan menanggung biaya yang besar dalam jangka panjang. Kebanyakan orang tertarik karena harga yang lebih murah.
    Yang jarang disadari oleh konsumen, bahwa pipa pvc dibuat dengan tiga kelas yang berbeda, untuk penggunaan yang berbeda.
    Berikut ini adalah deskripsi singkat tentang perbedaan kelas dan  kualitas pipa PVCsehingga Anda dapat memilih dengan tepat sesuai dengan kebutuhan Anda
    1. Pipa PVC kelas AW : pipa paling tebal, pada umumnya mampu menahan tekanan 10kg/cm2. Biasanya baik digunakan untuk pemasangan Pompa Air terutama untuk bagian penghisapan dan saluran air ke kran kran air.
    2. Pipa PVC kelas D    : pipa sedang ketebalannya, mampu menahan tekanan 5 kg/cm2
    3. Pipa PVC kelas    : pipa paling tipis untuk saluran pembuangan yang tidak   membutuhkan tekanan atau untuk pelindung kabel.
    Semoga tips singkat ini menolong Anda agar dapat memilih Pipa PVC dengan lebih bijak. 

    Thursday, May 17, 2012

    Tips Membersihkan Lantai Keramik dengan Belimbing Wuluh

    Jika lantai keramik Anda saat ini terkena noda yang sulit dibersihkan, Anda tidak usah gundah gulana Gunakanlah belimbing wuluh untuk membersihkannya. Belimbing wuluh lebih sering digunakan sebagai pelengkap bumbu makanan dan sayuran. Buah ini memiliki rasa yang asam sekali. Belimbing sayur ini memang berkadar asam tinggi, sehingga mampu menghilangkan noda. Baik di lantai, dinding maupun perabotan yang terbuat dari keramik. Trik ini murah, cepat dan mudah dilakukan.

    Caranya:
    • Saat membersihkan noda di lantai, selain menggunakan belimbing wuluh, lengkapi juga dengan sikat plastik atau sikat gigi, lap kering atau basah, sabun colek dan sarung tangan plastik.
    • Gunakanlah bagian daging belimbing wuluh untuk digosokkan ke permukaan keramik secara merata. Diamkan selama 10 menit agar kadar asamnya bekerja.
    • Lalu gosok menggunakan sikat plastik gerakan satu arah. Vertikal atau horisontal. Gosok terus sampai noda terangkat.
    • Bagian nat keramik bersihkan dengan sikat gigi. Jika perlu tambahkan sabun pembersih untuk hasil optimal.
    • Langkah terakhir lap dengan kain basah atau kering. Lakukan langkah pembersihan ini secara perlahan dan sedikit di tekan sampai lantai keramik bersih.
    Jangan menggunakan belimbing wuluh yang masih terlalu muda dan terlalu tua. Gunakan belimbing wuluh yang sudah matang dan berkadar asam tinggi, tapi tidak terlalu tua. Belimbing yang terlalu tua, kadar asamnya sudah berkurang. Sedangkan belimbing yang masih muda kadar asamnya belum terlalu tinggi. Jangan menggunakan air sewaktu menggosok belimbing wuluh di permukaan lantai keramik, sebab air akan mengurangi kadar asam.

    http://manunggaljaya.wordpress.com/

    Sunday, April 22, 2012

    Langkah Persiapan untuk Membangun Rumah

    Semua orang pasti bercita – cita dan berkeinginan mempunyai Rumah sendiri mungkin dengan cara membeli melalui developer atau membangun sendiri.

    Mungkin jika Anda berencana membeli Rumah jadi melalui developer Anda tidak perlu terlalu repot dengan proses seperti orang yang ingin membangun Rumah sendiri, Anda tinggal datang ke lokasi perumahan yang Anda inginkan, datang ke bagian pemasaran, memilih cluster yang anda inginkan dan selesai.

    Berbeda dengan proses jika Anda ingin membangun Rumah sendiri baik menggunakan jasa Arsitek / kontraktor maupun
    dikerjakan sendiri.

    Nah berikut ini adalah beberapa hal yang diperlukan untuk membangun Rumah agar semuanya berjalan dengan lancar, disamping Anda harus menyediakan dana tentunya.
    1. Memilih lokasi tanah,

      Memilih lokasi dimana Rumah yang akan kita Bangun adalah suatu pekerjaan yang menuntut suatu ketelitian, bukan saja aspek teknis, juga beberapa aspek lain yang turut menentukan, seperti aspek ekonomi, pencapaian juga aspek lain yang bisa dijadikan dasar pemilihan lokasi tanah dimana kita akan membangun Rumah nantinya.

      Aspek Ekonomi : Mungkin aspek ekonomi ini lebih mengedepankan sisi nilai tanah tersebut jika dilihat dari segi investasi, apakah nilai tanah dan lingkungan sudah sesuai dengan harga bangunan yang akan di rencanakan, misal lokasi tanah yang berada di suatu daerah yang kurang strategis ( di dalam gang, di daerah pemukiman padat, di daerah pinggiran kota dengan akses yang sulit, dll ) akan di Bangun Rumah dengan nilai diatas Rp 500 juta, jika dilihat secara ekonomi maka nilai bangunan dan nilai tanah tidak sesuai dengan prinsip ekonomi, pasti jika Rumah tersebut akan di jual harganya juga akan jatuh, padahal harga bangunan sudah tinggi, itu disebabkan karena kondisi lingkungan yang tidak mendukung. Oleh karena itu disarankan untuk memilih lokasi tanah yang sesuai dengan rencana pembangunan, atau jika kita memang sudah memiliki tanah yang berada di lokasi yang kurang menguntungkan secara ekonomi, maka rencana pembangunan juga harus disesuaikan dengan nilai tanah yang ada.

      Aspek Pencapaian : Alasan pemilihan lokasi juga bisa dilihat dari aspek pencapaian ini, biasanya kita mengukur aspek pencapaian ini dengan kegiatan rutin aktivitas kita sehari – hari, seperti bekerja, sekolah anak – anak, dan pencapaian dari fasilitas – fasilitas lain seperti hiburan dan perdagangan. Semakin dekat lokasi dimana kita ingin membangun Rumah dengan tempat kita bekerja, sekolah anak – anak, hiburan dan perdagangan, maka lokasi tersebut akan semakin memiliki nilai positif dari aspek pencapaian ini, dan ini juga akan berpengaruh ke aspek ekonomi tentunya.

      Aspek Teknis :
    2. Mencari informasi mengenai harga bangunan, model atau trend arsitektur

      Setelah kita mempunyai tempat yang tepat dimana kita akan membangun Rumah, maka tahap berikutnya adalah mengumpulkan informasi selengkap mungkin tentang rencana pembangunan Rumah, kumpulkan informasi mengenai harga bangunan saat ini, melihat – lihat produk – produk bahan bangunan, misal dengan berjalan – jalan di super market bahan bangunan, dimana kita bisa melihat wujud dan harga bahan – bahan bangunan tersebut. Yang tidak kalah penting dalam mengumpulkan informasi sebanyak – banyaknya tentang Rumah adalah, melihat trend – trend arsitektur yang sedang berkembang saat ini, misal dengan melihat pameran perumahan, membaca majalah atau tabloid perumahan, bisa juga Anda mencari informasi melalui INTERNET tentang perumahan dan lain – lain cara Anda untuk mengumpulkan informasi mengenai pembangunan Rumah.
    3. Mencari Arsitek untuk membantu membuatkan disain Rumah

      Jika kita sakit, kita mencari dokter untuk menyembuhkan penyakit kita, jika kita mempunya mobil dan rusak maka kita mencari seorang montir untuk memperbaiki mobil kita. Dan siapa yang kita perlukan apabila kita ingin membangun Rumah ? tentu saja seorang arsitek yang kita cari. Terkadang banyak orang berpikir berapa kita harus membayar seorang arsitek, padahal kita hanya ingin membangun Rumah kecil saja, terkadang pemikiran seperti ini sering terlintas dalam pikiran banyak orang tentang seberapa perlunya memanggil seorang arsitek untuk membuatkan disain Rumah yang akan kita Bangun, yang terlintas seringkali adalah “ pasti mahal memakai jasa arsitek untuk membangun Rumah “ . Pemikiran – pemikiran inilah yang harus kita hilangkan, seringkali arsitek justru memberikan solusi – solusi mengenai rencana kita membangun Rumah, arsitek biasanya mencarikan solusi baik dari segi disain dan juga buget yang disediakan untuk rencana pembangunan Rumah tersebut agar sesuai dengan kemampuan yang kita miliki. Seorang arsitek justru akan memberikan gambaran yang sejelas – jelasnya tentang disain dan biaya yang akan dikeluarkan nanti, justru dengan memakai jasa arsitek kita sebisa mungkin menghindari pekerjaan pekerjaan yang nantinya akan menimbulkan pemborosan, bongkar pasang akibat dari perencanaan yang kurang matang sebelumnya, yang jika di bandingkan dengan jasa yang harus di bayar untuk seorang arsitek justru lebih besar, belum lagi hasil disain yang mungkin kita tidak puas.

      Dengan memakai jasa seorang arsitek, maka kita bisa melihat hasil akhir dari disain dengan bantuan sketsa – sketsa disain atau karena kemajuan teknologi saat ini, kita bisa juga melihat hasil akhir dari disain persis seperti aslinya dengan bantuan animasi komputer.
    4. Mengurus perijinan

      Setelah kita memiliki gambaran tentang rencana pembangunan Rumah, tahap berikutnya adalah tahap dimana kita mulai mengurus perijinan tentang rencana pembangunan Rumah tersebut, yaitu dengan mengurus Ijin Mendirikan Bangunan ( IMB ) di instansi pemerintah dari kelurahan, kecamatan sampai dengan walikota. Luas tanah juga menentukan sampai sejauh mana kita mengurus IMB tersebut, untuk luas tanah kurang dari 200 M2 umumnya IMB cukup diurus sampai dengan Kecamatan saja, tetapi jika luas tanah kita lebih dari 200 M2 pengurusan bisa sampai Walikota.

      Berikut ini adalah syarat – syarat yang di perlukan untuk mengurus IMB ( Ijin Mendirikan Banguan ) :
      • Foto Copy KTP pemohon
      • Surat kuasa apabila penandatanganan bukan dilakukan oleh pemohon sendiri
      • Foto Copy Bukti kepemilikan Hak Atas Tanah yang disahkan oleh pejabat yang berwenang
      • Foto Copy Gambar Rencana Bangunan dengan penjelasannya
      • Foto copy pelunasan PBB ( Pajak Bumi dan Bangunan ) terakhir
      • Mengisi form yang sudah disediakan di kecamatan atau walikota
      • Ijin tetangga bagi bangunan bertingkat.
    5. Proses Perjanjian Pembangunan

      Proses Perjanjian Pembangunan adalah proses dimana kita memasuki tahap dimana rencana pembangunan Rumah akan dimulai, baik dikerjakan sendiri maupun di kerjakan oleh arsitek atau kontraktor. Proses Perjanjian Pembangunan ini wajib hukumnya agar tidak terjadi permasalahan – permasalahan yang timbul selama masa pembangun berjalan. Apabila di kerjakan sendiri, minimum kita mempunyai pelaksana mandor atau tukang yang akan mengerjakan fisik bangunan Rumah kita, disini kita harus menentukan aturan main dan syarat – syarat yang harus di penuhi, misalkan jam kerja, upah lembur, waktu pembayaran dll.

      Berbeda jika kita memakai jasa kontraktor, dimana segala permasalahan dengan tukang mungkin kita tidak pernah tau, yang kita tau adalah nilai kontrak antara kita pemberi tugas dan kontraktor yang melaksanakan pembangunan dan jadwal pelaksanaan. Dalam proses Perjanjian Pembangunan ini sebaiknya disebutkan pasal – pasal yang jelas dan detail baik dari syarat bahan yang akan di pakai, mutu dan kualitas juga campuran – campuran dari bahan dll. Pasal – pasal yang umumnya dicantumkan dalam surat perjanjian adalah :
      • Pasal 1. Tugas dan Waktu Kerja
      • Pasal 2. Syarat dan Mutu Bahan
      • Pasal 3. Harga Kontrak
      • Pasal 4. Pembayaran
      • Pasal 5. Penambahan Pekerjaan
      • Pasal 6. Lain – lain
      • Penutup
    6. Pengawasan Pembangunan
      • Pengawasan Pembangunan apabila di kerjakan sendiri

        Pengawasan pembangunan pada proyek yang di kerjakan sendiri akan berbeda dengan proyek yang di kerjakan oleh kontraktor. Jika proyek di kerjakan sendiri umumnya pengawasan yang terberat adalah pengawasan tenaga kerja, jika memakai system pembayaran harian, apabila tidak di awasi dengan benar bisa – bisa proyek akan molor dari jadwal yang sudah di tentukan. Jika memakai system borongan tenaga, ada kemungkinan tukang tidak memperhatikan kualitas karena mengejar target pekerjaan pembangunan tersebut. Oleh karena itu perlu di perhatikan system yang akan di ambil harian atau borongan tenaga, sesuaikan dengan kemampuan kita sebagai pemberi tugas, sampai sejauh mana kita bisa mengontrol jalannya proyek, jika kita bisa memberikan waktu lebih, system pembayaran harian bisa di ambil, tetapi jika kita sebagai pemberi tugas memiliki waktu terbatas maka system borong tenaga juga bisa menjadi alternative asalkan di buat perjanjian mengenai mutu pekerjaan jika tidak sesuai sanggup untuk di bongkar tanpa dikenakan biaya.

        Resiko – resiko diatas adalah hal yang paling umum jika pekerjaan di kerjakan sendiri dengan bantuan tukang langsung tanpa memakai jasa kontraktor, disamping resiko – resiko lain seperti hasil pekerjaan yang tidak sesuai akibat pengawasan yang kurang dll.

        Pengawasan Pembangunan apabila di kerjakan oleh Kontraktor
    7. Ceklist Pekerjaan

      Nah demikianlah tahap – tahap pembangunan Rumah yang bisa kami sampaikan, semoga bisa bermanfaat bagi Anda yang ingin membangun Rumah.

      Ir. Widi Sudarmoko | Team Bangun Rumah
      PT. Bangun Rumah Persada
      http://www.bangun-rumah.com

    Sunday, April 15, 2012

    Pasang Keramik Posisi Diagonal siasati ruang tidak siku

    Contoh tembok yang tidak siku.
    Ketika saya lagi blog walking mengenai keramik ternyata ada blog yang namanya http://jumpinjack-design.blogspot.com saya kira ini adalah trik bagus untuk diketahui oleh anda juga tukang bangunan untuk menyiasati ruangan yang tidak siku dengan cara pasang secara diagonal. Nah silahkan anda simak caranya, semoga bermanfaat.

    Kali ini kami ingin membagikan pengetahuan mengenai cara pasang keramik lantai kamar mandi dengan posisi diagonal. Trik ini biasanya kami lakukan jika ukuran keramik lantai tidak sesuai dengan dindingnya, sehingga nat dinding dan nat lantainya tidak bisa sejajar/bertemu. Cara pemasangan seperti ini juga bisa untuk variasi agar tidak kelihatan monoton. 
    Pada kasus kami kemarin, sang klien ingin motif keramik lantai yang agak kasar supaya tidak licin tapi warnanya harus disesuaikan dengan keramik dindingnya yang lama. Kami menemukan keramik lantai yang sesuai dengan kriteria yang diberikan, tapi ukurannya 33x33 cm sedangkan keramik dindingnya berukuran 20x25 dipasang dengan posisi vertikal. Dan inilah solusi dari kami, silakan simak langkah-langkah kerjanya :
    1. Carilah 2 tembok yang siku untuk menarik benang acuan awal. 
    Contoh tembok yang tidak siku.
    Bagaimana cara mengetahui tembok tersebut siku atau tidak? Caranya mudah sekali, cukup dengan menempelkan selembar keramik di sudut tembok seperti pada gambar di atas. Bila ada jarak antara keduanya, itu artinya tembok tidak siku.
    Tali acuan yang posisinya harus sejajar dan siku.
    Close up posisi benang acuan untuk ketinggian keramik.
    Bila tidak ada tembok yang benar-benar siku maka benang harus tetap siku. Dan perbedaan jaraknya bisa dibagi dua agar hasilnya tidak terlalu mencolok. Atau bisa juga dibuang ke sudut yang akan tertutupi oleh barang besar seperti kloset, bathtub, bak mandi agar tidak terlalu kelihatan. Dalam kasus kali ini, karena mengganti keramik lantainya saja jadi harus mengikuti as/acuan dinding sebagai permulaan menarik benang.
    2. Ukurlah bagian tengah keramik dengan posisi diagonal sebagai acuan pemasangan. 

    Paku untuk benang acuan pasang keramik.
     
    Benang di garis tengah keramik.
    Ambil garis tengah keramik dengan posisi diagonal seperti pada gambar. Benang ini gunanya agar keramik yang dipasang posisinya sejajar dan tingginya sama. 

    3. Pasanglah keramik yang utuh terlebih dahulu.

    Memasang keramik.
    Untuk awal pemasangan, usahakan memasang keramik yang utuh terlebih dulu. Karena posisi pembuangan air letaknya tidak bisa dipindah, maka mau tidak mau kami harus memotong keramik acuan kami. 

    4. Kemudian pasang keramik yang dipotong untuk bagian sisi temboknya.

    Pasang keramik potongan rapat ke dinding.
    Setelah keramik utuh terpasang 1-2 buah, potong dan pasang keramik yang menempel di dinding. Caranya, langsung dibagi 2 secara diagonal dan dipasang. Gunanya agar bila ada kesalahan posisi dalam pemasangan (dalam hal ini miring atau kurang sejajar) maka bisa langsung ketahuan dan langsung diperbaiki. 

    5. Agar posisi keramik yang dipasang bisa rata, maka diperlukan satu benang acuan lagi dengan posisi yang miring atau sejajar dengan sisi keramik. 

    Paku untuk benang acuan agar sisi keramik yang miring rata/sejajar.
    Posisi benang dalam pemasangan keramik diagonal.
    Setiap memasang baris baru keramik, benang ini juga dipindah. Memang untuk pemasangan dengan cara diagonal lebih sulit dengan cara biasa/sejajar dan butuh acuan lebih banyak agar hasilnya maksimal. 

    6. Jangan lupa selalu cek ketinggian keramik setiap habis dipasang.

    1-sendok semen, 2-meteran, 3-palu, 4-benang, 5-semen kering, 6-paku beton 12cm, 7-waterpass
    Dengan waterpass, kita bisa mengetahui tinggi dari masing-masing keramik yang terpasang dengan yang sebelumnya. Karena ini lantai kamar mandi, maka harus dibuat agak miring ke arah lubang pembuangan agar air tidak menggenang bila kamar mandi itu digunakan atau dibersihkan.


    Dan hasil akhirnya adalah seperti ini,
    Foto dengan blitz.
    Foto tanpa blitz.
    Untuk pemasangan dengan cara diagonal, usahakan melebihkan jumlah keramik yang dipakai untuk spare/cadangan karena cara ini lebih sulit dan bila ada salah potong atau memang ukurannya tanggung, maka keramik sisa atau buangannya yang tidak terpakai akan banyak
    Demikianlah langkah-langkah memasang keramik dengan posisi diagonal, semoga memperluas pengetahuan Anda mengenai keramik Terima kasih dan salam sukses selalu. 

    Wednesday, March 28, 2012

    MENCEGAH STRUKTUR DAN DINDING RUSAK

    STRUKTUR dan dinding rumah sangat vital untuk kekokohan dan kekuatan rumah. struktur juga mampu membuat rumah tahan terhadap kemungkinan perubahan cuaca ; hujan, panas, dan angin. kalau anda perhatikan struktur dan dinding rumah merupakan satu kesatuan kerangka yang rigid, dan saling berhubungan satu sama lain. jika satu bagian terganggu maka bagian lain juga akan terkena dampaknya, misalnya balok melengkung atau kolom yang retak.
    komponen struktur terdiri dari fondasi, sloof,
    kolom, dan ringbalk, serta rangka atap. seluruh komponen struktur tersebut harusnya mampu menahan beban aksial (beban dari atas) maupun beban lateral (beban dari samping) agar tetap kokoh berdiri.

          berikut problem solving yang biasanya dialami pada struktur sekaligus dinding rumah yakni;
    1. Balok pengaku (ringbalk) melengkung : Ringbalk atau balok atas berfungsi sebagai penahan sekaligus penyalur beban lantai dan dinding di atasnya menuju kolom dan diteruskan ke fondasi, jika balok tersebut tidak disangga oleh dinding, biasanya balok tersebut akan bereaksi melengkung. lain halnya jika balok disangga oleh dinding, beban balok akan disalurkan secara merata ke dinding, tidak dipikul sendiri.  
    PENYEBAB :  
    • jarak batangan ringbalk yang terlalu lebar, dimensi balok yang terlalu kecil.
    • beban rangka atap atau pelat lantai yang pikul balok atas terlalu besar
    • pengerjaan kontruksi yang salah (campuran beton yang tidak berimbang maupun jarak sengkang pengunci tulangan baja yang terlalu lebar/tidak sesuai perhitungan)
    SOLUSI  
    • memberi kekuatan berupa kolom penyangga baru di bawah ringbalk. bertujuan agar kolom mampu memperkecil jarak bentangan yang terlalu lebar
    • jika bebrupa retak rambut yang tidak berbahaya dapat dilakukan pemberian injeksi semen agar tulang baja ringbalk tidak mengalami korosi.
    • jika ringbalk rusak parah, lakukan perbaikan dan perbesaran dimensi ringbalk dengan perkuatan pada bagian luar.